Posted: Maret 2, 2010 in Uncategorized

MOBILITAS HARI RAYA, PEMUDA DAN SOSIALISASI

Setelah satu tahun penuh mencari rejeki hampir kebanyakan orang dari kota-kota besar di Indonesia, misalkan Surabaya, Jogjakarta, Jakarta dan kota-kota besar lainnya, tibalah saat untuk mereka pulang dan berkumpul dengan keluarga, temen, dan masyarakat dikampung halamannya yang dikenal dengan sebutan MUDIK LEBARAN.

Itupun yang terjadi dikampung saya, hampir mayoritas setiap orang yang asli daerah sana pasti pada kerja di Ibu Kota yaitu DKI Jakarta, meskipun ngg sedikit juga ada sebagian orang – orang yang lebih memilih untuk mencari nafkah di Jawa Tengan, Jawa Timur, bahkan luar Pulau Jawa. Tapi, siapa yang tak kenal dengan Ibu Kota kita yang satu ini? Disamping kehidupan yang mewah dan modern, Kota Jakarta juga menawarkan sebuah penghidupan yang layak dan dapat membawa kesejahteraan bagi siapapun yang bisa kerja apalagi tinggal disana dalam waktu yang cukup lama. Maka tak heran hampir setiap tahunnya kebanyakan orang pengen mencari pekerjaaan di DKI Jakarta dan kota-kota besar lainnya dan inilah yang sering kita sebut dengan proses Urbanisasi.

Setelah satu tahun penuh bekerja atau biasa kita bilang dengan istilah merantau, aka nada namanya proses terjadinya Mudik Lebaran, tibalah kita semuanya berkumpul dikampung halamannya masing-masing. Dimana kita bisa bertemu dan berkumpul dengan keluarga (orang tua, kakak, adik, paman, bibi dan lain-lain), teman-teman yang selama satu tahun kita kerja tidak pernah ketemu sama sekali dengan mereka. Kita juga bisa kembali bersosialisasi dengan memanfaatkan moment ini dengan cara bersilaturahmi, misalkan pada saat hari raya pertama atau kedua lebaran kita bersilaturahmi mendatangi tetangga-tetangga, kerabat, sekalian mengucapkan Ied Fitri dan saling memafkan satu sama lainnya.

Disamping itu, kita juga bisa memanfaatkan moment dengan cara berkumpul dengan perkumpulan-perkumpulan di desa tersebut dan ikut memikirkan guna membantu bagaimana caranya memajukan desa kelahiran kita. Ada banyak cara, salah satunya kita saling mempererat hubungan antar warga terutama Para Pemuda, karena disinilah letak kokohnya suatu perkumpulan atau desa bisa keliatan apabila para Pemuda yang tinggal didaerah tersebut bisa terjalin tali silaturahmi yang sangat baik. Kita juga sering dengar kata-kata kalau “Pemuda harapan dari suatu Bangsa”, memang benar karena disinilah letak masa depan suatu bangsa kita akan dibawan kearah mana nantinya.

Akhirnya setelah melakukan Mudik Lebaran, tibalah kembali orang – orang kepada rutinitasnya masing – masing dan kebiasaan inilah yang akan dan selalu terjadi setiap tahunnya di Negara kita Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s