BPS: Jangan Lagi Kirim TKW Pembantu ke Luar Negeri

Posted: Juni 29, 2011 in Uncategorized

Belajar dari kasus Ruyati, pemerintah diminta tak lagi mengirimkan tenaga kerja wanita (TKW) sebagai pembantu ke luar negeri. Karena kasus-kasus seperti Ruyati berpotensi terulang lagi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan, pemerintah harus belajar dari kasus Ruyati tersebut. Ada hikmah bagus yang dapat diambil dari keputusan pemerintah untuk menghentikan pengiriman TKI ke Arab Saudi. Ke depan, Indonesia dapat belajar unutk mengirimkan tenaga-tenaga kerja yang terampil ke luar negeri.

BPS yakin angka tingkat pengangguran tidak akan mencapai angka 7% akibat penghentian pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Arab Saudi. Saat ini angka pengangguran masih berada di angka 6,8%.

Hal ini diyakini Rusman karena tidak semua tenaga kerja asal Indonesia yang dipulangkan dalam status angkatan kerja. Karena itu, pengembalian TKI ke Indonesia tidak akan sepenuhnya mempengaruhi tingkat pengangguran

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s